Meskipun Venezuela tengah menghadapi ketegangan politik dengan Amerika Serikat (AS), Indonesia tetap melanjutkan produk impor dari Venezuela. Dari berbagai komoditas yang diimpor, sayuran kacang-kacangan dan biji kakao menjadi produk yang mendominasi perdagangan bilateral Indonesia-Venezuela pada tahun 2025.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Kementerian Perdagangan, Indonesia mengimpor sayuran kacang-kacangan kering seperti kacang hijau dan kacang urad senilai USD6,9 juta sepanjang Januari hingga November 2025.
Produk itu menjadi yang paling banyak diimpor dari Venezuela. Selain itu, biji kakao yang masih mentah maupun sudah disangrai tercatat senilai USD6,11 juta, menjadikannya komoditas impor kedua terbesar.
Produk Impor dari Venezuela, Kacang Hijau dan Kakao Tertinggi di Indonesia
Selain kacang-kacangan dan biji kakao, Indonesia juga mengimpor berbagai produk lainnya dengan jumlah yang lebih kecil, seperti bubuk kakao murni tanpa tambahan gula (USD777 ribu), serta aluminium mentah dalam bentuk paduan (USD246,5 ribu). Produk lainnya yang juga diimpor meliputi karet, pakaian renang, hingga segel mekanis.
Venezuela, yang dikenal memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, ternyata tidak menjadi sumber utama impor minyak bagi Indonesia. Namun, komoditas lain dari Venezuela tetap memberikan kontribusi signifikan dalam perdagangan internasional Indonesia.
Sebagai negara asal impor ke-105 bagi Indonesia, hubungan dagang dengan Venezuela tetap berlangsung meskipun negara tersebut mengalami ketegangan internal.
Ke depan, dengan adanya ketegangan antara Venezuela dan AS, kemungkinan dampak terhadap hubungan perdagangan dan investasi tetap perlu diwaspadai. Namun, untuk saat ini, produk impor dari Venezuela masih menjadi bagian penting dalam keberagaman pasokan komoditas Indonesia.
Produk impor dari Venezuela memainkan peran penting dalam keberagaman pasokan komoditas di Indonesia. Meskipun Venezuela menghadapi ketegangan politik internasional, hubungan perdagangan kedua negara tetap berlangsung dengan sayuran kacang-kacangan dan biji kakao sebagai produk unggulan.
Indonesia perlu tetap memantau dinamika global yang dapat memengaruhi jalur perdagangan ini, tetapi untuk saat ini, produk-produk dari Venezuela tetap menjadi bagian penting dalam pasokan domestik.
Demikian informasi seputar produk impor dari Venezuela yang masuk ke Indonesia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Biserje.Com.
