Jokowi Optimis KEK tumbuhkan perekonomian Rakyat.

Kabar24

KEK diharapkan mampu untuk mendongkrak Ekonomi Daerah.

Dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan perekonomian rakyat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tiga Kawasan Ekonomi Khusus  (KEK) beserta insfratruktur sarana pendidikan, Selasa (1/4/2019). Acara peresmian tersebut, dilakukan di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Adanya KEK akan memajukan perekonomian daerah, yang kebanyakan masih bergantung pada Industri pengolahan bahan baku dan pariwisata 

presiden joko widodo( Presidenri.go.id )

“kita harapkan yang dulunya kita selalu mengekspor keluar negeri itu dalam bentuk bahan mentah, nantinya aka nada pengolahan industri didalam negeri, baik perikanan, kelapa sawit, ataupun produk perkebunan lainya, termasuk juga pariwisata,” ungkap jokowi.

Ketiga KEK yang diresmikan oleh presiden Jokowi yaitu KEK Morotai, Maluku Utara, KEK Bitung, Sulawesi Utara, dan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kalimantan Timur. Selanjutnya untuk Insfratruktur sarana pendidikan yang juga diresmikan oleh jokowi adalah rumah susun (rusun) Institute Agama Islam Negeri Manado dan rusun Universtas Kristen Timohon.

“ini (KEK) sudah mulai dilakukan pembangunan, tadi saya tanyakan ke Gubernur Bitung dan Morotay sudah dimulai, kemudian banyak investor baru yang antre disitu,” Ujar Jokowi.

Jokowi Mengungkapkan banyaknya investor yang masuk  di Wilayah tersebut, seiring dengan pembangunan KEK, akan membuat lapangan kerja terbuka semakin banyak, sehingga membuat masyarakat akan turut menikmati hasil  hasil pembangunan tersebut.

“Industri pengolahan dan juga industri-industri yang lain akan dibuka dikawasan tersebut, kita harapkan dengan adanya industri ini akan membuat lapangan kerja terbuka semakin banyak,” terang jokowi.

KEK yang diresmikan oleh presiden akan berfokus pada pengolahan hasil pertanian dan perikanan. KEK bitung misalnya,  Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Darmin Nasution mengungkapkan pembangunan KEK Bitung dengan luas 534 hektar diharapkan akan mampu mendorong dan meningkatkan daya saing di sektor perikanan, perkebunan dan farmasi.

“fokusnya adalah pengolahan kelapa, di sini banyak kelapa, kemudian perikanan dan yang ketiga adalah farmasi. Ada banyak investor yang tertarik untuk pengembangan industri farmasi,” ungkap Darmin.

Sedangkan KEK Morotay di kembangkan untuk sektor pariwisata, Morotay memiliki keindahan alam berupa pantai dan pemandangan bawah laut yang indah.  Di masa lalu, Morotay merupakan salah satu kawasan basis militer pada Perang Dunia (PD) II.

“fokusnya adalah industri Perikanan dan pariwisata, karena daerah tersebut merupakan daerah bekas peningagalan PD II, sehingga cocok untuk wisata,” tambah Darmin.

Dalam acara peresmian itu, Presiden Jokowi juga didampingi oleh istri tercinta, Iriana Jokwo Widodo, selain itu hadir pula Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba.